CatPer Bercikuray Ria ( Negri Di Atas Awan)

Gunung Cikuray adalah sebuah gunung yang terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Indonesia. Gunung Cikurai mempunyai ketinggian 2.818 meter di atas permukaan laut dan merupakan gunung tertinggi keempat di Jawa Barat setelah Gunung Gede. Gunung ini berada di perbatasan kecamatan Bayongbong, Cikajang, dan Dayeuh Manggung.
Untuk mencapai Cikuray dapat ditempuh dengan naik kendaraan umum dari Bandung atau dari Tasikmalaya menuju terminal Guntur. Dari sana diteruskan dengan angkutan kota menuju jalur pendakian, (Cikajang, Bayongbong atau Dayeuh Manggung). Ketiga jalur tersebut menawarkan medan yang sangat menarik dengan karakteristik masing-masing. Jalur bayongbong adalah jalur yang paling terjal, tetapi dapat cepat sampai di puncak. Jika anda bukan warga Jabar, mendaki Cikurai mesti satu paket dengan Gunung Guntur dan Gunung Papandayan. Keduanya menawarkan medan pendakian yang menarik.
Karena letaknya paling tinggi di kabupaten Garut, kaki gunung Cikuray dipakai untuk stasiun pemancar TV swasta dan TVRI. Gunung Cikurai mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, Hutan Montane dan Hutan Ericaceous. "Wikipedia"

Kali ini saya akan posting perjalanan mendaki saya ke Gn. Cikuray, Garut, Jabar pada tanggal 24 -26 Februari 2012 . Saya berangkat dari rumah jam 8 malam dan rencana berangkat jam 10 dari terminal kp.Rambutan, tapi karena ada sedikit insiden dan sedikit macet saya baru sampai ke terminal kp.Rambuta jam 12 malam, ketika sampai saya sudah tunggu bang Eko dari bekasi yang mengajak saya, kamipun pergi hanya berdua, sampai di terminal Guntur, Garut sekitar jam 4 pagi. Setelah sampai diterminal kamipun ke masjid untuk beristirahat sekalian menunaikan ibadah shalat, ketika kami di masjid bertemua rombongan yang tujuan sama yaitu ke cikuray yaitu een dan kang tedi dari Bandung dan Bekasi.

Setelah selesai shalat shubuh dan sarapan kamipun berempat siap berangkat, dan kami langsung menuju tempat mobil yang menuju arah cidahu yang berada di perempatan depan pasar, setelah itu turun di daerah gerbang masuk perkebunan teh Dayeuh Manggung, setelah itu kami langsung naik ojek dengan biaya Rp.30000 ke pos pendakian pemancar, karena perjalananya cukup lumayan jauh dan dengan medan yang berat kami terpaksa naik ojeg yang bawa motornya bikin jantung naik turun, di sepanjang perjalanan ke pos pemancar kita akan menjumpai perkebunan warga dan hamparan kebun teh yang cukup indah.
  
 Sampai di pos pemancar sekitar jam 7.30 pagi disini kita akan menjumpai tower-tower pemancar TV swasta dan TVRI yang cukup banyak, ketika kami datang sudah ada tim pendaki dari LAnya jakarta yang berjumlah 5 orang yang sedang istirahat karena kelelahan karena jalan dari malam.
Setelah istirahat sejenak kami pun berangkat mendaki jam 8.00 pagi, dengan rombongan dari jakarta karena kami belum ada yang sama sekali ke Gn.Cikuray , dan teman dari jakarta sudah ada yang pernah mendaki ke cikuray, menunjukan jalan untuk masuk ke daerah track pendakian. Pertama kita harus melawati bukiit kebun teh yang cukup menguras tenaga pembukaan, setelah itu kita akan masuk daerah kawasan hutan dan gerbang track menuju puncak Gn.Cikuray.

  Kami pun mulai berjalan mendaki bersama, tapi di tengah jalan kami berpisah dengan rombongan dari jakarta, dan kamipun berempat mendaki dengan mengikuti jalur track yang cukup jelas, tidak lupa kami berhenti  jika sudah mulai letih. Perjalanan ini cukup membuat kami lumayan lelah karena track yang menanjak dan tiada maaf membuat kami sering istirahat, tapi kami beruntung cuaca cukup cerah. Akhirnya kami melewati pos-pos yang ada, dan sampai di puncak bayangan sekitar jam 13.00 dan kami pun beristirahat cukup lama disini, karena kondisi badan mulai turun,di tambah mengantuk yang tak tertahan.


 Setelah beristirahat cukup lama kamipun mulai berjalan kembali menuju puncak, dalam perjalanan setelah dari puncak bayangan, kita akan mendapat bonus jalan yang landai tapi hanya sedikit, lalu kami berjalan menanjak lagi, dengan tekat sampai puncak dengan kondisi mulai lelah, dan kamipun akan semakin dekan sampai puncak, sebelum puncak tracknya mulai sedikit  berbatu dan tentunya tanjakan tiada maaf. Kamipun sampai puncak sekitar jam 15.00, dan kamipun istirahat sejenak dengan memandangi keindahan sekeliling dari puncak cikuray dan tidak lupa berpose ria...hahaha.

Setelah selesai berpose ria dan istirahat, kamipun mulai memasang tenda karena waktu sudah sore dan mendung mulai datang, dan benar setelah kami selesai memasang tenda dan juga memasak air dan makanan, hujan pun turun tapi tidak cukup deras hanya sedang saja. tak lama pun rombongan dari jakarta menyusul dan membuat tenda di shilter. Setelah hujan dan gerimis cukup lama, sekitar jam setengah 6 sorepun berhenti, tapi sayang kita tidak dapat melihat sunset karena cuaca yang tak mendukung    

Akirnya pun hari mulai gelap, kamipun sudah terlelap tidur dan efek dari kelelahan dan kurang tidur juga, di tengah malam hujan sempat turun sangat deras di sertai petir yang menyambar, tenda teman juga sempat bocor membuat tidak bisa tidur, dan setelah pagi cuaca cukup cerah, kami sedikit bisa melihat keindahan sunrise di pagi yang dingin.

 Setelah menikmati udara dan pemandangan padi di gunung cikuray, kami lalu sarapan pagi dan setelah itu packing untuk persiapan turun, dan kami turun sekitar jam 9.00.
Perjalan turun memang lebih cepat daripada naik, sepanjang perjalanan kami tidak banyak beristirahat karena kondisi sudah lumayan pulih, tapi di tengah perjalanan hujan turun lumayan lebat, membuat kami harus jalan berhati-hati karena track mulai licin. Di perjalanan kang tedi dari bandung sempat merasa sakit dan susah untuk jalan, dan juga ada sedikit insiden teman dari jakarta. Saya sendiri baru sampai pos pemancar jam 12 siang dan sempat menunggu kang tedi dan een yang tertinggal. Tak lama kemudian personil pun sudah lengkap kecuali rombongan dari jakarta yang turun didaerah lain karena sempat jatuh ke jurang. sekitar jam 13.00 kami pun beranjak turun ke pos penjagaan perkebunan teh dengan berjalan kaki, karena lupa nomer tukang ojek, kecuali kang tedi yang sudah tidak kuat berjalan dan di temani ole een untuk menunggu ojek yang kami panggil jika sampai. Perjalanan dari pemancar ke pos penjagaan perkebunan sangatlah lama kami sampai sekitar jam 16.00, selama perjalanan hujan turun sangat lebat yang membuat fisik terkuras dan sempat memotong jalan yang sangat licin dan terjal. Tapi perjalanan ini sungguh menyenangkan dan mempunyai kenangan, suatu saat saya insyAllah akan kembali lagi ke gunung Cikuray.

Tahnks to:
Allah SWT
My Familiy nd My Friend
Bang eko, Een,Kang Tedi.,bang adit... rombngan dari jakarta
dan yang lain mungkin tidak bisa saya sebutkan semua....

0 komentar:

Poskan Komentar